Anda berada di halaman : Berita

Berita

RAT KOPENA KE 21

Surel Cetak PDF

RAT KOPENA KE 21

“LUAR BIASA. Baru kali ini saya melihat peserta RAT yang begitu ramai,” kata dr. H. Basyir Ahmad, Walikota Pekalongan, disambut tepuk sorak hadirin. Fenomena ini menandakan KOPENA layak dikategorikan koperasi terbaik. “Memang banyak koperasi di Pekalongan. Tapi yang terbaik hanya ada 2. Salah satunya ya KOPENA. Saya yakin ke depan Kopena mampu menggerakkan ekonomi

Tak ubahnya KOPENA, koperasi yang sudah berjalan selama 21 tahun, Kamis lalu, 19 Februari 2015 lalu menggelar RAT di gedung Convention Center HA Djunaid Kawasan Kompleks Ponpes Modern Alquran Buara RAT ke 21 ini mengundang kurang lebih 1000 undangan, dari unsur Pemerintahan, Ormas, kolega, pengurus, pengawas dan semua anggota Koperasi.

 

 

Koperasi Pemuda Buana (KOPENA) salah satu koperasi terbesar kedua setelah Kospin Jasa mampu bertahan hingga 21 tahun ini. Reputasi ini bukan berarti menjadikan KOPENA harus terlena, namun itu sebagai cambuk untuk memicu semangat pengurus dan anggota untuk meningkatkan mutu dan kualitas serta kepercayaan terhadap nasabah.

HM. Saelany Machfudz dalam sambutannya mengutarakan, “situasi ekonomi pada tahun 2014 mengalami pelambatan. Bahkan persaingan pun semakin ketat dengan banyaknya lembaga keuangan yang beroperasi di Kota Pekalongan. Sehingga kami harus meningkatkan SDM serta menanamkan kepercayaan kepada nasabah. Sistem IT yang kita miliki sangat mendukung dengan adanya SMS Geatway dan nantinya harapannya agar semua marketing menggunakan tablet agar lebih mempermudah dalam transaksi,” tuturnya.

Selain itu, “meski situasi ekonomi tahun 2014 mengalami pelambatan, namun kinerja Kopena, tergolong bagus. Dibuktikan dengan asset Kopena tahun 2013 sebesar 65 Miliar lebih, namun di tahun 2014 mengalami penambahan menjadi Rp 85 Miliar. Semoga di tahun 2015, asset Kopena bisa mencapai 125 Miliar,” imbuhnya.

Dengan beberapa penambahan usaha yang di bangun oleh Kopena melalui wadah PT. Albaika yang bertempat di Jl. Hos Cokroaminoto No. 278 Kuripan Lor. Usaha yang di ada diantaranya jasa umroh dan haji (KBIH Assalamah Kopena), Buana Proteksi (jasa Asuransi),dan yang sebentar lagi akan di buka yaitu Albaika Tour/ Assalamah Tour & Travel.

Perkembangan Kopena hingga saat ini mendapat apresiasi lebih dari Wali Kota Pekalongan. Wali Kota M Basyir Ahmad menyatakan, apresiasinya kepada Kopena. “Di saat kondisi perekonomian yang serba sulit, Kopena mampu eksis, bahkan semakin berkembang. Kami apresiasi, mulai dari pengurus, pengawas maupun anggotanya,” ucapnya.

Bukan hanya itu, “Perkembangan Kopena juga kami rangkum dalam buku Sukses History kepemimpinannya dalam memimpin Kota Pekalongan yang di terbitkan oleh Pemerintah Kota Pekalongan. Buku ini juga kan saya serahkan kepada bapak H. M. Saelany sekaligus orang pertama yang menerima buku ini dari saya,” imbuhnya.

 

Selain itu, apresiasi juga di berikan dari Dekopinda Provinsi Jawa Tengah dalam sambutannya bapak Laksono. Kopena selama dipimpin HM Saelany Machfudz, bisa di katakan Kopena menjadi koperasi yang sehat. Itu dibuktikan dengan melaksanakan rapat anggota tahunan (RAT) dengan tepat waktu.

Bima Kartika, SH MSi mewakili Kepala Disperindagkop Jateng menyampaikan, bila Pemprov Jateng sangat mendukung pertumbuhan UMKM dan koperasi. Itu dibuktikan dengan diterbitkannya Perda Pemberdayaan Koperasi dan UMKM, serta Perda tentang Jaminan Kredit Daerah (Jamkrida).

Semua apresiasi yang di berikan adalah cerminan bahwa Kopena mampu menjaga amanah yang di berikan oleh anggota dan nasabah. Selain itu menjadi harapan semua pengurus, pemerintah dan anggota agar kopena selalu menjadi Koperasi kebanggaan warga masyarakat Pekalongan dan sekitarnya. Untuk mencapai semua itu perlu adanya kerjasama dari semua pihak.

RAT yang berlangsung hampir satu hari ini juga dilangsungkan pengundian hadiah tabungan GEMERLAP SUKARELA dengan hadiah utama Umroh. Selain itu      juga ada sepeda motor, mesin cuci, kulkas, dan beberapa hadiah lainnya.

Owner muda Perkasa menangkan Umroh Gratis

Surel Cetak PDF

 

Owner Bus Muda Perkasa, H Fauzi Falas memenangkan umroh gratis, saat pembukaan tabungan Gemerlap Sukarela di gedung Djunaid, dalam acara rapat anggota tahunan koperasi setempat, belum lama ini.

Pengundian umroh dilakukan oleh Walikota, dr HM Basyir Ahmad yang didampingi oleh Ketua Umum KOPENA , HM Saelany Machfudz. Disaksikan oleh, Kabag Pemberdayaan Disperindagkop Jawa Tengah, Ketua Dekopinwil Jateng, Ketua DPRD Kota Pekalongan Hj Balgis Diab, pejabat dinas pekalongan, para ulama dan ratusan anggota yang hadir pada saat itu.

Namun untuk penyerahan hadiah dilaksanakan di tempat terpisah, Sabtu (28/02) di lantai 2 aula KOPENA Pusat di Jl Hosckroaminoto No. 77 Landungsari Kota Pekalongan.

Bos Bus Muda Perkasa, H Fauzi Falas mengaku beruntung mendapat kesempatan perjalanan Umroh ke tanah suci. “Saya menaruh kepercayaan yang besar terhadap Kopena, dengan dibuktikannya melalui peningkatan jumlah tabungan simpanan sukarelanya setiap tahunnya, terbukti dari dirinya memperoleh undian sukarela kopena yaitu berupa Umroh gratis dari Kopena,” ucapnya.

Humas Kopena, Sufi Akbar mengatakan, selain hadiah umroh. Pihaknya juga menyediakan berbagai hadiah menarik bagi anggota dan calon anggota yang ikut tabuangan Gemerlap Sukarela. Diantaranya sepeda motor, televisi, mesin cuci, lemari es dan puluhan hadiah lainnya.

“Hadiah UMROH ini diharapkan dapat meningkatkan peran serta dari anggota maupun calon anggota yang sekarang berjumlah 50.000 an orang dalam memanfaatkan jasa simpanan di 13 kantor pelayanan Kopena,” bebernya.

Sufi mengaku, bertekad terus meningkatkan pelayanan bagi anggota dan calon anggotanya. Salah satu wujud peningkatan layanan tersebut adalah tahun ini memberikan hadiah UMROH Gratis bagi peserta Tabungan Gemerlap Sukarela.

“Padahal sebelumnya setiap tahun memberikan hadiah sepeda motor, sekarang meningkat menjadi Umroh gratis,” ungkapnya.

Seperti diketahui, dalam perjalanannya, Kopena selalu melakukan inovasi produk-produk Kopena supaya calon anggota atau anggota agar mempunya variasi produk-produk Kopena diantaranya Tabungan suka-suka, Tabungan si qurma, Tabungan Tamara Berencana, dan ada juga penyempurnaan Simpanan Harian yang bisa diambil sewaktu waktu dengan memakai tanda penerimaan khusus.

“Produk ini merupakan wujud pelayanan Prima bagi kalangan pedagang dan pengusaha,” pungkas Sufi

Radar  pekalongan

Owner muda Perkasa menangkan Umroh Gratis

Surel Cetak PDF

PELATIHAN ANGGOTA KOPENA

Surel Cetak PDF

PERAN ANGGOTA DALAM BERKOPERASI

Untuk menerapkan konsep pemahaman koperasi kepada anggota Kopena maka perlu adanya pelatihan perkoperasian/pendidikan perkoperasian. Hal tersebut selaras dengan prinsip-prinsip koperasi menurut UU No. 25 Tahun 1992. Bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan pengetahuan tentang pentingnya berkoperasi.

Koperasi adalah badan usaha yang beranggotakan orang seorang atau badan hukum koperasi dengan melandaskan prinsip prinsip koperasi sekaligus sebagai gerakan ekonomi rakyat yang Pelatihan anggota koperasi yang dilakukan dengan cara bergilir ini di mulai dari sektor Pekalongan Utara, di lanjut Pekalongan Timur, Selatan dan kemudian Batrat yang di laksanakan tiap hari jumat pukul 13.30 - 16.00 WIB di kantor Kopena pusat. Tiap periodiknya di hadiri kurang lebih oleh 150 anggota.

“Dengan adanya pendidikan perkoperasian ini setidaknya dapat menumbuhkan rasa kepedulian dan partisipasi aktif para anggota dalam mengembangkan Kopena. Sebab jika kurangnya kepedulian ataupun partisipasi aktif para anggotaanya, kemajuannya  juga kurang berarti. Karena prinsip dasar Koperasi adalah dari anggota dan pastinya akan kembali kepada Anggota. Sekarang untuk calon anggota Kopena saja kuranglebih 50.000 orang dan sekitar 700 adalah anggota setidaknya kita bisa lebih berkembang.” Tandas pak H. Saelany (Ketum Kopena).

“Selain itu, dalam kegiatan ini menghadirkan dua nara sumber H. Ahmad Rofiq, BA (Pengusaha Wiraswasta/PCNU Kota Pekalongan) dan Ir. Edi Harsoyo (Dinas Perkoperasian dan UMKM Kota Pekalongan) yang notabennya mereka adalah orang-orang yang sudah berpengalaman dalam bidang Koperasi dan usaha. jadi setidaknya bisa memotifasi para anggota Kopena.”  Imbuhnya.

Anggota dan perkembangan Koperasi

Pada kesempatan pelaksanaan Pendidikan perkoperasian di kantor pusat Kopena bapak Ir. Edi Harsoyo dan  H. Ahmad Rofiq, BA memaparkan beberapa hal yang harus di laksanakan dalam membangun usaha dan mengembangkan Koperasi. Hal tersebut menjadi poin penting bagi Koperasi dan keberlangsungan usaha.

Menurut Ir. Edi Harsoyo (Dinas Perkoperasian dan UMKM Kota Pekalongan) “ada beberapa hal dalam mengembangkan Koperasi, namun semua itu tergantung dari peranan anggota. Sebab dalam pasal 17 UU No. 25 Tahun 1992 tentang perkoperasian, bahwa anggota Koperasi adalah pemilik sekaligus pengguna jasa Koperasi. Maksudnya adalah, bila koperasi ingin berkembang maka peran aktif dari semua anggota harus ada. Termasuk dalam hal memanfaankan jasa yang ada dalam Koperasi.”.

Koperasi pastinya memiliki aturan yang pasti dan cara main yang jelas. Hal tersebut yang seharusnya dapat di pahami oleh para anggota. Setidaknya mereka mengerti dan memahami tentang Hak dan Kewajiban sebagai seorang anggota Koperasi.

“Selama ini yang pasti di pahami oleh anggota adalah, bahwa anggota hanya menuntut hak dalam bentuk SHU. Namun dalam pelaksanaannya mereka kurang memahami tentang hak yang lain, termasuk dalam melaksanakan kewajibannya.” Imbuhnya.

Hal inilah yang perlu di tanamkan dalam berkoperasi kepada setiap anggota. Selain itu perlu adanya kesadaran berwira usaha dari setiap anggota. Ini sebagai wujud bahwa koperasi mengajarkan bagaimana anggota bisa berdikari dan mencoba berwirausaha.

“Mengingat bahwa masyarakat Pekalongan ini mayoritas adalah pengusaha, kenapa tidak jika kita belajar berdagang. Sebab sektor perputaran uang di Pekalongan lebih baik di banding kota-kota lainnya. Untuk menciptakan pengusaha yang baik harus memegang prinsip khusus agar usahanya lancar dan berkembang pesat yaitu rajin, tekun dan jujur.” Tandas pak H. Rofiq.

Koperasi memiliki tanggung jawab terhadap anggota namun anggota juga memiliki tanggung jawab terhadap koperasi. Hubungan simbiosis inilah yang harus terus terjaga dan di tingkatkan guna perkembangan di era yang akan datang.

 

 

 

 

 

 

 

 

Tingkatkan Kualitas Layanan Melalui Pelatihan Karyawan (Harlah 21 Th KOPENA)

Surel Cetak PDF

MENINGKATKAN KUALITAS PELAYANAN MENUJU KOPENA BARU

Sebagai upaya untuk mendewasakan diri, Kopena menyelenggarakan pelatihan khusus karyawan dan karyawati pada tanggal 8-9 November yang lalu. Pelatihan yang di selenggarakan di aula gedung Kopena Pusat ini di ikuti oleh karyawan-karyawati Kopena dari 12 kantor cabang. 29 karyawan-karyawati Kopena bagian Frontliner dan Back Office pada hari sabtu tanggal 8 November. Sedangkan pelatihan bagi 52 Marketing di selenggarakan hari ahad 9 November 2014.

“Penyelenggaraan pelatihan ini bertujuan agar karyawan dan karyawati lebih meningkatkat kualitas dan mutu pelayanan kepada nasabah. Materi yang di sampaikanpun beragam, di bedakan berdasarkan bagian kerja. Hal itu sebagai tambahan materi ilmu bagi karyawan dan karyawati ketika dilapangan.” Tutur bu Henni Purworini (Kadiv Umum dan Pemasaran Kopena).

Selain itu, “dengan adanya pelatihan ini juga bisa menjadi ajang silaturahmi bagi para karyawan dan karyawati Kopena yang berasal dari berbagai kantor cabang. Hampir semua dari 12 kantor cabang mengirimkan karyawannya mengikuti pelatihan yang diadakan di aula kantor Kopena pusat.”, Imbuhnya.

Acara yang di selenggarakan oleh Kopena Pusat dalam rangka meningkatkan mutu dan kualitas pelayanan ini menjadi hal yang sangat penting bagi perkembangan Kopena kedepan. Sebab dengan usia yang menginjak 21 tahun setidaknya harus lebih baik guna meningkatkan kepercayaan yang telah di berikan oleh nasabah selama ini. Hal itu harus sejalan dengan Visi yang di emban oleh Kopena, yaitu “Menjadi Koperasi Kebanggan dan Bermanfaat Bagi Umat”.

Untuk mencapai hal tersebut  HM Saelany, Ketua Umum Kopena dalam sambutannya menegaskan “ Pelatihan ini sebagai salah satu cara untuk meningkatkan kualitas pelayanan Kopena kepada nasabah. Sebab di usia yang sudah dewasa ini, kita harus bisa menganalisa segala kekurangan kita dan memperbaikinya”.

“Dengan demikian karyawan dan karyawati Kopena setidaknya dapat menjadikan pelatihan ini sebagai spirit untuk menyongsong Kopena yang lebih baik. Sebab kesejahtraan karyawan dan karyawati bukan di tangan Kopena, melainkan berada pada kinerja Karyawan dan karyawati serta kepercayaan dari nasabah. Semakin bagus kinerja pelayan kita, semakin besar pula kepercayaan nasabah kepada Kopena dan insyaallah berimbas kepada kesejahtraan kita bersama.” imbuhnya.

Suatu perusahaan sudah seharusnya melakukan evaluasi dan pelatihan guna pengembangan sebuah usaha. Dengan adanya evaluasi sekala berkala, perusahaan akan selalu mencoba memakai terobosan-terobosan baru ataupun strategi baru agar usahanya semakin berkembang. Selain itu fungsional pelatihan karyawan adalah sebagai peningkatan SDM yang ada dalam sebuah perusahaan tersebut. Sehingga perusahaan akan lebih mudah untuk mengevaluasi dan menerapkan setrategi baru.

Pelatihan yang di selenggarakan selama dua hari menyuguhkan materi tentang Pelayanan, Teknik Survai, Teknik Penagihan, Pembiayaan, dan Praktik/ simulasi. Setidaknya dengan adanya pelatihan ini, dapat di optimalkan guna meningkat kualitas  dan pelayanan.

 

Koperasi Maju, Butuh empat Hal ( Sharing Strategi membangun Koperasi bersama Ketum Kospin Jasa di Harlah 21 th KOPENA)

Surel Cetak PDF



Koperasi Maju, Butuh Empat Hal(sharing strategi membangun Koperasi bersama Ketua Umum Kospin Jasa di Harlah ke 21th KOPENA)

KOTA - Untuk menjadi koperasi yang mampu bersaing dengan lembaga keuangan lainnya, sehingga menjadi maju. Dibutuhkan empat hal, ucap Ketua Umum Kospin Jasa, HM Andi Arslan Djunaid dalam rangka sharing 'strategi membangun koperasi masa depan bersama karyawan Kopena, dalam rangka hari jadi Kopena yang ke 21 di kantor koperasi setempat di jalan Hos Cokroaminoto, kemarin.

"Empat hal itulah yang saya terapkannya sejak menjadi ketua Umum Kospin Jasa dua tahun lalu, hingga bisa membuat kospin jasa menjadi semaju sekarang memiliki kantor cabang sebanyak 112 kantor di seluruh Indonesia," bebernya.
"Saya berbicara berdasarkan pengalaman saya memimpin kospin jasa selama dua tahun, selama masa pimpinan saya, ada 4 hal yang saya tanamkan, yang pertama adalah sumber daya manusia yang mumpuni, oleh karena itu saya membangun pusdiklat Kospin Jasa sebagai tempat untuk pelatihan karyawan yang berkualitas."
Yang kedua, lanjut Andi, adalah jaringan yang luas. Maksudnya adalah sebanyak mungkin menjalin kerjasama dengan berbagai pihak, serta tetap berusaha mempelajari ilmu-ilmu yang berbeda rekan kerjasama.
Yang ketiga adalah menguasai teknologi informasi dan komunikasi (TIK) yang baik.
Menurut Andi, dalam kemajuan teknologi yang tinggi suatu perusahaan tidak mungkin terlepas dari TIK, semakin menguasai TIK maka akan semakin mudah dalam memajukan perusahaan.
"Yang terakhir adalah sense of belonging atau rasa memiliki yang loyal, seuatu perusahaan tidak bisa maju jika karyawannya tidak loyal dalam bekerja, tidak mempunyai rasa memiliki terhadap perusahaan. Karena dengan rasa memiliki, karyawan maka akan bekerja dengan sepenuh hati dan total,"lanjutnya.
Sementara itu, Ketua Umum Kopena Kota Pekalongan, Muhammad Saelani Mahfud mengatakan, bahwa menghadirkan ketua umum Kospin Jasa sebagai narasumber, dikarenakan Kospin Jasa merupakan salah satu koperasi terbesar yang dirintis oleh orang Pekalongan asli.
"Reputasi kospin jasa sudah sangat luar biasa. Dari Kospin Jasa, kopena ingin belajar dan mengambil ilmu agar bisa memajukan koperasi kopena agar lebih maju lagi di masa depan,"pungkasnya.

RADAR PEKALONGAN

Halaman 1 dari 5