Anda berada di halaman : Berita

Berita

Owner muda Perkasa menangkan Umroh Gratis

Surel Cetak PDF

PELATIHAN ANGGOTA KOPENA

Surel Cetak PDF

PERAN ANGGOTA DALAM BERKOPERASI

Untuk menerapkan konsep pemahaman koperasi kepada anggota Kopena maka perlu adanya pelatihan perkoperasian/pendidikan perkoperasian. Hal tersebut selaras dengan prinsip-prinsip koperasi menurut UU No. 25 Tahun 1992. Bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan pengetahuan tentang pentingnya berkoperasi.

Koperasi adalah badan usaha yang beranggotakan orang seorang atau badan hukum koperasi dengan melandaskan prinsip prinsip koperasi sekaligus sebagai gerakan ekonomi rakyat yang Pelatihan anggota koperasi yang dilakukan dengan cara bergilir ini di mulai dari sektor Pekalongan Utara, di lanjut Pekalongan Timur, Selatan dan kemudian Batrat yang di laksanakan tiap hari jumat pukul 13.30 - 16.00 WIB di kantor Kopena pusat. Tiap periodiknya di hadiri kurang lebih oleh 150 anggota.

“Dengan adanya pendidikan perkoperasian ini setidaknya dapat menumbuhkan rasa kepedulian dan partisipasi aktif para anggota dalam mengembangkan Kopena. Sebab jika kurangnya kepedulian ataupun partisipasi aktif para anggotaanya, kemajuannya  juga kurang berarti. Karena prinsip dasar Koperasi adalah dari anggota dan pastinya akan kembali kepada Anggota. Sekarang untuk calon anggota Kopena saja kuranglebih 50.000 orang dan sekitar 700 adalah anggota setidaknya kita bisa lebih berkembang.” Tandas pak H. Saelany (Ketum Kopena).

“Selain itu, dalam kegiatan ini menghadirkan dua nara sumber H. Ahmad Rofiq, BA (Pengusaha Wiraswasta/PCNU Kota Pekalongan) dan Ir. Edi Harsoyo (Dinas Perkoperasian dan UMKM Kota Pekalongan) yang notabennya mereka adalah orang-orang yang sudah berpengalaman dalam bidang Koperasi dan usaha. jadi setidaknya bisa memotifasi para anggota Kopena.”  Imbuhnya.

Anggota dan perkembangan Koperasi

Pada kesempatan pelaksanaan Pendidikan perkoperasian di kantor pusat Kopena bapak Ir. Edi Harsoyo dan  H. Ahmad Rofiq, BA memaparkan beberapa hal yang harus di laksanakan dalam membangun usaha dan mengembangkan Koperasi. Hal tersebut menjadi poin penting bagi Koperasi dan keberlangsungan usaha.

Menurut Ir. Edi Harsoyo (Dinas Perkoperasian dan UMKM Kota Pekalongan) “ada beberapa hal dalam mengembangkan Koperasi, namun semua itu tergantung dari peranan anggota. Sebab dalam pasal 17 UU No. 25 Tahun 1992 tentang perkoperasian, bahwa anggota Koperasi adalah pemilik sekaligus pengguna jasa Koperasi. Maksudnya adalah, bila koperasi ingin berkembang maka peran aktif dari semua anggota harus ada. Termasuk dalam hal memanfaankan jasa yang ada dalam Koperasi.”.

Koperasi pastinya memiliki aturan yang pasti dan cara main yang jelas. Hal tersebut yang seharusnya dapat di pahami oleh para anggota. Setidaknya mereka mengerti dan memahami tentang Hak dan Kewajiban sebagai seorang anggota Koperasi.

“Selama ini yang pasti di pahami oleh anggota adalah, bahwa anggota hanya menuntut hak dalam bentuk SHU. Namun dalam pelaksanaannya mereka kurang memahami tentang hak yang lain, termasuk dalam melaksanakan kewajibannya.” Imbuhnya.

Hal inilah yang perlu di tanamkan dalam berkoperasi kepada setiap anggota. Selain itu perlu adanya kesadaran berwira usaha dari setiap anggota. Ini sebagai wujud bahwa koperasi mengajarkan bagaimana anggota bisa berdikari dan mencoba berwirausaha.

“Mengingat bahwa masyarakat Pekalongan ini mayoritas adalah pengusaha, kenapa tidak jika kita belajar berdagang. Sebab sektor perputaran uang di Pekalongan lebih baik di banding kota-kota lainnya. Untuk menciptakan pengusaha yang baik harus memegang prinsip khusus agar usahanya lancar dan berkembang pesat yaitu rajin, tekun dan jujur.” Tandas pak H. Rofiq.

Koperasi memiliki tanggung jawab terhadap anggota namun anggota juga memiliki tanggung jawab terhadap koperasi. Hubungan simbiosis inilah yang harus terus terjaga dan di tingkatkan guna perkembangan di era yang akan datang.

 

 

 

 

 

 

 

 

Tingkatkan Kualitas Layanan Melalui Pelatihan Karyawan (Harlah 21 Th KOPENA)

Surel Cetak PDF

MENINGKATKAN KUALITAS PELAYANAN MENUJU KOPENA BARU

Sebagai upaya untuk mendewasakan diri, Kopena menyelenggarakan pelatihan khusus karyawan dan karyawati pada tanggal 8-9 November yang lalu. Pelatihan yang di selenggarakan di aula gedung Kopena Pusat ini di ikuti oleh karyawan-karyawati Kopena dari 12 kantor cabang. 29 karyawan-karyawati Kopena bagian Frontliner dan Back Office pada hari sabtu tanggal 8 November. Sedangkan pelatihan bagi 52 Marketing di selenggarakan hari ahad 9 November 2014.

“Penyelenggaraan pelatihan ini bertujuan agar karyawan dan karyawati lebih meningkatkat kualitas dan mutu pelayanan kepada nasabah. Materi yang di sampaikanpun beragam, di bedakan berdasarkan bagian kerja. Hal itu sebagai tambahan materi ilmu bagi karyawan dan karyawati ketika dilapangan.” Tutur bu Henni Purworini (Kadiv Umum dan Pemasaran Kopena).

Selain itu, “dengan adanya pelatihan ini juga bisa menjadi ajang silaturahmi bagi para karyawan dan karyawati Kopena yang berasal dari berbagai kantor cabang. Hampir semua dari 12 kantor cabang mengirimkan karyawannya mengikuti pelatihan yang diadakan di aula kantor Kopena pusat.”, Imbuhnya.

Acara yang di selenggarakan oleh Kopena Pusat dalam rangka meningkatkan mutu dan kualitas pelayanan ini menjadi hal yang sangat penting bagi perkembangan Kopena kedepan. Sebab dengan usia yang menginjak 21 tahun setidaknya harus lebih baik guna meningkatkan kepercayaan yang telah di berikan oleh nasabah selama ini. Hal itu harus sejalan dengan Visi yang di emban oleh Kopena, yaitu “Menjadi Koperasi Kebanggan dan Bermanfaat Bagi Umat”.

Untuk mencapai hal tersebut  HM Saelany, Ketua Umum Kopena dalam sambutannya menegaskan “ Pelatihan ini sebagai salah satu cara untuk meningkatkan kualitas pelayanan Kopena kepada nasabah. Sebab di usia yang sudah dewasa ini, kita harus bisa menganalisa segala kekurangan kita dan memperbaikinya”.

“Dengan demikian karyawan dan karyawati Kopena setidaknya dapat menjadikan pelatihan ini sebagai spirit untuk menyongsong Kopena yang lebih baik. Sebab kesejahtraan karyawan dan karyawati bukan di tangan Kopena, melainkan berada pada kinerja Karyawan dan karyawati serta kepercayaan dari nasabah. Semakin bagus kinerja pelayan kita, semakin besar pula kepercayaan nasabah kepada Kopena dan insyaallah berimbas kepada kesejahtraan kita bersama.” imbuhnya.

Suatu perusahaan sudah seharusnya melakukan evaluasi dan pelatihan guna pengembangan sebuah usaha. Dengan adanya evaluasi sekala berkala, perusahaan akan selalu mencoba memakai terobosan-terobosan baru ataupun strategi baru agar usahanya semakin berkembang. Selain itu fungsional pelatihan karyawan adalah sebagai peningkatan SDM yang ada dalam sebuah perusahaan tersebut. Sehingga perusahaan akan lebih mudah untuk mengevaluasi dan menerapkan setrategi baru.

Pelatihan yang di selenggarakan selama dua hari menyuguhkan materi tentang Pelayanan, Teknik Survai, Teknik Penagihan, Pembiayaan, dan Praktik/ simulasi. Setidaknya dengan adanya pelatihan ini, dapat di optimalkan guna meningkat kualitas  dan pelayanan.

 

Koperasi Maju, Butuh empat Hal ( Sharing Strategi membangun Koperasi bersama Ketum Kospin Jasa di Harlah 21 th KOPENA)

Surel Cetak PDF



Koperasi Maju, Butuh Empat Hal(sharing strategi membangun Koperasi bersama Ketua Umum Kospin Jasa di Harlah ke 21th KOPENA)

KOTA - Untuk menjadi koperasi yang mampu bersaing dengan lembaga keuangan lainnya, sehingga menjadi maju. Dibutuhkan empat hal, ucap Ketua Umum Kospin Jasa, HM Andi Arslan Djunaid dalam rangka sharing 'strategi membangun koperasi masa depan bersama karyawan Kopena, dalam rangka hari jadi Kopena yang ke 21 di kantor koperasi setempat di jalan Hos Cokroaminoto, kemarin.

"Empat hal itulah yang saya terapkannya sejak menjadi ketua Umum Kospin Jasa dua tahun lalu, hingga bisa membuat kospin jasa menjadi semaju sekarang memiliki kantor cabang sebanyak 112 kantor di seluruh Indonesia," bebernya.
"Saya berbicara berdasarkan pengalaman saya memimpin kospin jasa selama dua tahun, selama masa pimpinan saya, ada 4 hal yang saya tanamkan, yang pertama adalah sumber daya manusia yang mumpuni, oleh karena itu saya membangun pusdiklat Kospin Jasa sebagai tempat untuk pelatihan karyawan yang berkualitas."
Yang kedua, lanjut Andi, adalah jaringan yang luas. Maksudnya adalah sebanyak mungkin menjalin kerjasama dengan berbagai pihak, serta tetap berusaha mempelajari ilmu-ilmu yang berbeda rekan kerjasama.
Yang ketiga adalah menguasai teknologi informasi dan komunikasi (TIK) yang baik.
Menurut Andi, dalam kemajuan teknologi yang tinggi suatu perusahaan tidak mungkin terlepas dari TIK, semakin menguasai TIK maka akan semakin mudah dalam memajukan perusahaan.
"Yang terakhir adalah sense of belonging atau rasa memiliki yang loyal, seuatu perusahaan tidak bisa maju jika karyawannya tidak loyal dalam bekerja, tidak mempunyai rasa memiliki terhadap perusahaan. Karena dengan rasa memiliki, karyawan maka akan bekerja dengan sepenuh hati dan total,"lanjutnya.
Sementara itu, Ketua Umum Kopena Kota Pekalongan, Muhammad Saelani Mahfud mengatakan, bahwa menghadirkan ketua umum Kospin Jasa sebagai narasumber, dikarenakan Kospin Jasa merupakan salah satu koperasi terbesar yang dirintis oleh orang Pekalongan asli.
"Reputasi kospin jasa sudah sangat luar biasa. Dari Kospin Jasa, kopena ingin belajar dan mengambil ilmu agar bisa memajukan koperasi kopena agar lebih maju lagi di masa depan,"pungkasnya.

RADAR PEKALONGAN

Wisata Religi Ke Makam Para Wali dan Zikir Akbar bersama KH Arifin Ilham(Ziarah KOPENA ke 24)

Surel Cetak PDF

Wisata Religi Ke  Makam Para Wali dan Zikir Akbar bersama KH Arifin Ilham(Ziarah KOPENA ke 24)

Sabtu, 1 November 2014 lalu Kopena bersama rombongan  Tabungan Ziarah KOPENA berangkat dari kantor Graha Albaika  di Jl. Hos Cokro aminoto No. 278. Rombongan dengan jumlah 250 orang berangkat dengan tujuan Bogor, Jakarta dan Cirebon ini berangkat pukul 15.00 WIB. 5 armada bus di lepas Ketua Umum Kopena, bapak HM Saelany. Pemberangkatan diawali dengan penyamatan pin 21 tahun KOPENA, tanda dimulainya harlah KOPENA ke 21

Dalam kesempatan tersebut bapak H. Saelany menyampaikan “bahwa kegiatan Wisata religi ini salah satu bagian dari rangkaian Harlah Kopena ke 21 dan program Tabungan Ziarah Kopena. Selain itu juga sebagai meningkatkan rasa keimanan kita kepada Allah SWT. Mumpung masih dalam  tahun baru islam, kita tingkatkan munajat kita agar menjadi insan yang lebih baik lagi.

Siraman Rohani Mengawali Perjalanan Ziarah Jama’ah Kopena

Tujuan awal dalam kegiatan Ziarah mengunjungi Takbligh Zikir. Kunjungan ke pemukiman Muslim Az-Zikra di bawah naungan KH Arifin Ilham ini tidak lain untuk mendengarkan tausiah dan Zikir bersama. Peserta diajak untuk berzikir di dalam masjid Az-Zikra. Segala doa dan rangkaian sholat malam begitu menenangkan jiwa para jama’ah hingga waktu sholat subuh tiba. Kultum yang di sampaikan oleh KH Arifin Ilham pagi itu juga begitu menyentuh kalbu.

“Sebagai muslim-muslimah hendaklah kita berzikir agar kita selalu di beri nikmat Allah SWT. Semakin kita cinta kepada Allah, Allah akan semakin cinta kepada kita semua.”tandas KH Arifin Ilham.

Dalam tausiahnya, . juga mengajak kita untuk selalu mendoakan dan menghormati Orang tua kita, guru-guru kita, para kyai dan orang lain. Karena dari mereka kita belajar banyak hal dan dari mereka kita ada.” Imbuhnya.

Usai dari Pemukiman Muslim, rombongan bertolak kemakam mbah Priok yang ada di kawasan Tanjung Priok Jakarta Utara. Selain itu, sebelum kembali ke Pekalongan rombongan ziarah melanjutkan ke kota Cirebon. Kali ini berkunjung ke makam Sunan Gunung Jati yang termasuk salah satu Wali Songo.

KOPENA Beri Santunan Anak Yatim Piatu

Surel Cetak PDF

KOPENA PUSAT- Aula Lantai 2. Jl Hoscokroaminoto no 77 Landungsari.(3/11/14) dilaksanakan peringatan 10 Muharam yaitu dengan memberi santunan kepada  anak yatim piatu, program tersebut termasuk  diantara rangkaian program rutinan tahunan  Hari Lahir KOPENA yang ke 21. Hadir dalam acara itu , HM Saelany Machfudz( Ketua Umum), H. Nurhamid BA (Ketua I), KH Romadhon Abdul Djalil(Sekretaris I), H.Abu Bakrin (Pengawas), Hj Ninik Muniroh( Bendahara II), karyawan KOPENA,Pos-pos Layanan dan para Kyai yang memimpin jalannya kegiatanTahlilan.

Dalam sambutannya H Saelany Machfudz  menyatakan "Pemberian tersebut untuk mensejahterakan lingkungan sekitar selain di kantor pusat Landungsari, juga diadakan diantara 12 kantor2 KOPENA lain, seperti :  Bantar Bolang, Kedungwuni, Tirto dan Limpung,semoga KOPENA mendapatkan keberkahan, banyak kegiatan yang akan dilaksanakan seperti jalan sehat, pendidikan bagi anggota dan karyawan, upacara, seminar, donor darah, lomba -lomba kantor KOPENA, dan masih banyak lainnya ".

Halaman 1 dari 5